Filipo Inzaghi Perbarui Rekor

Kamis, 04/11/2010

Jika bukan karena Filippo Inzaghi, Milan kemungkinan harus memetik kekalahan saat menjamu Real Madrid di San Siro, meski akhirnya harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Adalah Inzaghi yang mencetak dua gol Milan di laga itu, dinihari tadi. Mengandalkan kecepatan, kegesitan dan kecerdikan, Inzaghi mengecoh Iker Casillas dengan sontekannya.

Dua gol tersebut pun membawanya mengukir rekor baru:

1. Inzaghi menjadi pemain tertua dalam sejarah Liga Champions yang bisa mencetak gol. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Javier Zanetti di usia 37 tahun 79 hari. Sedangkan Inzaghi membukukan golnya di usia 37 tahun 87 hari.

2. Sementara untuk koleksi gol total di kompetisi Eropa (termasuk sesi kualifikasi), Inzaghi menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak, yaitu 70 gol. Bersamanya ada Raul Gonzalez juga dengan jumlah gol yang sama.

3. Inzaghi juga memperbarui rekor gol untuk klubnya yang sebeluymnya dipegang Marco Van Basten. Dengan dua golnya itu, pemain dengan jumlah gol terbanyak untuk Milan kini menjadi miliknya, setelah koleksi golnya saat ini menyentuh angka 145 gol.


Sanjungan pun diberikan kepadanya. Bukan hanya dari publik Milan, tapi juga dari sang pelatih Massimiliano Allegri. "Saya menilai Inzaghi adalah teladan dengan melihat cara dia masuk ke dalam permainan," ujar Allegri seusai laga.

"Dia memberikan contoh kepada para pemain muda, karena mereka butuh semangat dan keinginan dalam nadinya untuk bisa bermain di level sepertinya," ungkap sang allenatore lagi.

Sempat disebut sudah habis dan waktunya untuk mundur, Filippo Inzaghi malah tampil mengesankan dinihari tadi. Inzaghi pun mengaku puas sudah bisa menjawab kritik yang dialamatkan padanya dan membuktikan bahwa kritik yang ditujukan padanya itu salah besar. "Saya bangga bisa berada di sini, mendengar banyak hal mengenai saya dan membuktikan kualitas saya di lapangan," ujar Inzaghi dikutip Sky Sport Italia.

"Sejumlah komentator lupa dengan saya dan saya berharap mereka bisa mengingat saya lagi," tandasnya. Inzaghi juga mendapat sambutan meriah dari fans Milan saat melakukan pemanasan, sebelum kemudian menjadi aktor utama yang membawa Milan sempat mengungguli Real Madrid.


"Ketika saya keluar dari bangku cadangan, dan mungkin sedikit frustrasi, mereka mengingatkan saya apa yang sudah saya berikan untuk klub dan hal itu membuat saya bersemangat," tandasnya.

Namun Inzaghi mengaku masih menyimpan kekecewaan. Bukan hanya karena hasil imbang skuadnya dinihari tadi, tapi juga minimnya kesempatan bermain dirinya. "Saya sudah memberi tahu pelatih AC Milan Massimiliano Allegri jika saya dalam kondisi yang fit dan sulit rasanya ketika saya tak bisa bermain dalam sembilan partai secara beruntun," kata Inzaghi, Kamis (4/11).

"Tidaklah mudah bagi saya kehilangan antusiasme saya, tapi di waktu yang sama Anda memiliki pengalaman yang mencemaskan ketika Anda sudah berlatih keras dan tak bisa mendapat kesempatan untuk bisa tampil di lapangan," tuturnya.

No comments:

Post a Comment