Gattuso - Pertengkaran dengan Bahasa Skotlandia


Tandukan Gennaro Gattuso kepada Joe Jordan adalah puncak kekesalan dari si pemain AC Milan. Itu semua diawali perselisihan kedua pria yang fasih berbahasa Skotlandia tersebut.

Gattuso bertindak tidak patut dengan berusaha menanduk Jordan yang asisten manajer Tottenham Hotspur, setelah peluit akhir laga Milan kontra Spurs dibunyikan. Di laga, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB, itu Milan kalah 0-1.

"Di akhir pertandingan aku kehilangan ketenangan. Aku bertanggung jawab penuh," aku Gattuso di Football Italia.

"Aku melakukan sesuatu yang tidak semestinya aku lakukan. Jordan terus menggangguku di sepanjang babak kedua, tapi reaksiku tidak bisa dibenarkan," lanjut pemain 33 tahun itu.



Jordan, pria Skotlandia berusia 59 tahun, tidaklah asing dengan Milan karena pernah membela klub itu pada 1981 sampai 1983. Gattuso sementara itu pernah bermain di klub Skotlandia, Rangers, serta beristrikan perempuan asal negara tersebut.

Sama-sama bisa berbahasa Skotlandia, kedua pria yang terpaut 26 tahun tersebut lantas bukannya beramah-tamah dengan bahasa tersebut melainkan saling memaki di tengah-tengah pertandingan. Inilah yang memupuk kekesalan Gattuso dengan Jordan, sehingga kemudian menyebabkan munculnya insiden tandukan.

"Aku terganggu dengan kata-kata yang saling kami lontarkan sebelumnya. Kami bicara dengan bahasa Skotlandia, tapi aku tidak akan mengungkapkan apa yang kami katakan."

"Aku salah sudah melakukan hal semacam itu kepada pria yang lebih tua dan aku minta maaf. Akankah ada hukuman? Aku menunggu adanya sebuah keputusan," papar Gattuso yang acap disapa Rino tersebut.

"Saya tidak paham dengan apa yang terjadi di sana. Itu hanya sedikit perselisihan, tidak ada yang serius," redam allenatore Milan Massimiliano Allegri di Football Italia.


No comments:

Post a Comment