Minggu, 07/11/2010
Sesi latihan AC Milan pada Jumat (5/11/2010) waktu setempat selesai lebih cepat dari yang direncanakan. Penyebabnya adalah Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu.
Sebuah laporan menyebutkan kedua pemain tersebut hampir saja berkelahi.Dikutip dari
La Gazzetta dello, perkelahian antara Ibra dan Onyewu tersebut bermula saat Ibra melakukan tekel pada bek asal Amerika Serikat itu.
Massimiliano Allegri mendinginkan tensi panas di markas Milan setelah Ibrahimovic dan Onyewu dilaporkan bertikai hingga mengancam akan mengganggu persiapan tim menghadapi Bari.
Namun situasi sudah bisa dikendalikan Allegri. "Episode itu berujung indah, kedua pemain saling memaafkan dan berpelukan, kami semua bahagia," ungkap Allegri di hadapan media mendinginkan suasana. "Menurut saya, insiden tersebut terlalu dilebih-lebihkan," imbuhnya lagi.
Disebutkan kalau tekel yang dilakukan Ibra sesungguhnya tidak terlalu keras. Jika kemudian Onyewu terpancing emosinya, itu karena dia khawatir cedera parah yang dialami hampir sepanjang musim lalu akan kembali kambuh.
Saat itulah mulai terjadi adu mulut antara keduanya. Ketegangan tak berhenti sampai di situ karena Ibra dan Onyewu kemudian terlibat adu fisik di tengah lapangan. Menurut laporan beberapa fans yang menyaksikan latihan tersebut, Onyewu sempat mencengkram leher rekannya itu.
Massimiliano Allegri dan beberapa pemain Milan kabarnya harus memisahkan kedua pemain tersebut sebelum ketegangan benar-benar reda. Allegri, yang marah besar dengan kejadian tersebut dan langsung memberi peringatan keras pada kedua pemainnya itu, kemudian memutuskan menyudahi sesi latihan.
Adriano Galliani mencoba mendinginkan tensi menyusul perkelahian antara Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu. Menurutnya, kejadian tersebut adalah sebuah pertanda bagus buat sebuah klub.
"Itu benar, memang ada benturan penuh semangat antara mereka dan sesi latihan sempat dihentikan sementara. Itu sering terjadi di lapangan sepakbola dan berita itu jadi headline karena disaksikan oleh beberapa fans," sahut Galliani membenarkan berita yang sudah tersiar luas sebelumnya.
Namun Galliani menilai kubu Milan tak layak khawatir dengan apa yang terjadi pada dua pemainnya itu. Perkelahian antara pemain dianggapnya sebagai sesuatu yang normal dan bagus buat tim karena menunjukkan tim punya kemauan besar.
"Dalam segala hal, mereka berdua sudah meredakan ketegangan yang terjadi dan saya sudah berbicara panjang dengan mereka. Ini sudah selesai. Faktanya, saya melihat ini sebagai sesuatu yang baik."
"Saya suka melihat ada sedikit riak-riak. Saya memilih itu dibanding sesi latihan dengan minum teh dan orang-orang kemudian tertidur," tuntas pria berkepala botak itu di
Football Italia.
Ini bukan kali pertama Ibra "merecoki" sesi latihan Milan. Tak lama setelah kedatangannya, dia dianggap melakukan tindakan tak pantas dengan menendang lengan Rodney Strasser. Padahal saat itu mereka tidak sedang memainkan bola, namun tengah mendengarkan pengarahan dari Allegri.
Ada yang menyebut aksi Ibra tersebut hanya sebuah gurauan. Namun sebagian lain menyayangkan kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai tindak kekerasan.