Juventus - AC Milan 0-1

Giornata 28 (06/03/2011)

Juventus - AC Milan 0-1



Scoring Summary

Juventus AC Milan
Gennaro Gattuso (68')

Teams

Juventus AC Milan
1 Gianluigi Buffon32 Christian Abbiati
3 Giorgio Chiellini33 Thiago Silva
15 Andrea Barzagli13 Alessandro Nesta
17 Armand Traore4 Mark Van Bommel
43 Frederik Sorensen18 Marek Jankulovski
4 Felipe Melo20 Ignazio Abate
8 Claudio Marchisio27 Kevin-Prince Boateng
25 Jorge Martinez16 Mathieu Flamini
27 Milos Krasic8 Gennaro Gattuso
32 Alessandro Matri99 Antonio Cassano
20 Luca Toni11 Zlatan Ibrahimovic
Substitutes
9 Vincenzo IaquintaClarence Seedorf 10
10 Alessandro Del PieroMarco Amelia 1
21 Zdenek GrygeraUrby Emanuelson 28
30 Marco StorariRobinho 70
2 Marco MottaMario Yepes 76
19 Leonardo BonucciSokratis Papastathopoulos 15
35 Marcel BüchelDidac 35
Substitutions
Vincenzo Iaquinta for Luca Toni (63)
Robinho for Kevin-Prince Boateng (46)
Alessandro Del Piero for Alessandro Matri (81)
Clarence Seedorf for Antonio Cassano (71)
Leonardo Bonucci for Armand Traore (84)
Yellow Cards
Mark Van Bommel (44)
Gennaro Gattuso (46)
Zlatan Ibrahimovic (90)

AC Milan - Napoli 3 - 0

Giornata 27 (28/02/2011)

AC Milan - Napoli 3-0



Scoring Summary

AC Milan Napoli
Zlatan Ibrahimovic (pen 49')
Kevin-Prince Boateng (77')
Pato (79')


Match Stats

AC Milan - - - - - - - - - - - - Napoli

17(6) Shots (on Goal) 7(0)
17 Fouls 12
8 Corner Kicks 3
4 Offsides 3
59% Time of Possession 41%
2 Yellow Cards 2
0 Red Cards 0
0 Saves 3

Teams
AC Milan Napoli
32 Christian Abbiati26 Morgan De Sanctis
33 Thiago Silva28 Paolo Cannavaro
13 Alessandro Nesta6 Salvatore Aronica
4 Mark Van Bommel14 Hugo Armando Campagnaro
18 Marek Jankulovski23 Walter Gargano
20 Ignazio Abate5 Michele Pazienza
70 Robinho8 Andrea Dossena
16 Mathieu Flamini11 Christian Maggio
8 Gennaro Gattuso7 Edinson Cavani
11 Zlatan Ibrahimovic9 Giuseppe Mascara
7 Pato17 Marek Hamsik
Substitutes
10 Clarence SeedorfCristiano Lucarelli 99
99 Antonio CassanoJuan Zuñiga 18
17 Massimo OddoHassan Yebda 21
1 Marco AmeliaJosé Ernesto Sosa 77
28 Urby EmanuelsonGennaro Iezzo 1
27 Kevin-Prince BoatengFabiano Santacroce 13
76 Mario YepesVictor Ruiz 4
Substitutions
Kevin-Prince Boateng for Robinho (63)
Juan Zuñiga for Giuseppe Mascara (65)
Urby Emanuelson for Marek Jankulovski (72)
José Ernesto Sosa for Christian Maggio (79)
Massimo Oddo for Ignazio Abate (81)
Hassan Yebda for Walter Gargano (84)
Yellow Cards
Pato (44)
Salvatore Aronica (48)
Kevin-Prince Boateng (77)
Walter Gargano (70)

Flamini Menyesal dengan Tekelnya

Tekel itu memang lebih dulu mengenai bola, tapi Mathieu Flamini melakukannya dengan dua kaki. Ketika tekel tersebut membuat orang yang ditekelnya ditandu keluar lapangan, Flamini pun menyesal.

Kejadian tersebut terjadi di menit 59 ketika bola tengah berada dalam penguasaan Vedran Corluka. Flamini pun langsung datang menerjang, dan melakukan tekel itu terhadap Corluka.

Corluka pun roboh sembari menahan sakit. Beberapa pemain Spurs melakukan protes, sementara pemain-pemain Milan mencoba membela. Flamini akhirnya mendapatkan kartu kuning, meski dalam beberapa kasus tekel dua kaki bisa saja berbuah kartu merah.

Corluka pun tak bisa melanjutkan pertandingan sehingga dirinya langsung digantikan Jonathan Woodgate

Sadar apa yang sudah diperbuatnya, Flamini pun mengaku menyesal. "Saya langsung pergi ke ruang ganti Tottenham untuk melihat kondisi Corluka dan meminta maaf," ujarnya di Football Italia.

Pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp amat marah dengan aksi tekel berbahaya yang dilakukan Mathieu Flamini terhadap Vedran Corluka. Flamini dinilainya layak diberi kartu merah.

"Ini adalah hari kartu merah. Bagaimana mungkin dia (Flamini) tidak mendapatkan kartu merah untuk aksi tersebut?," sungut Redknapp yang dikutip Soccernet.

"Aksi itu sungguh memalukan, mereka (UEFA) seharusnya melihat kejadian itu, tentu saja harus melakukan tindakan lebih lanjut. Sungguh tekel yang berbahaya, amat berbahaya.

"Dia (Flamini) dua atau tiga kali di atas tanah dengan dua kakinya. Itu adalah tekel yang bisa mematahkan kaki. Dia (Corluka) akan menjalani tes sinar x besok tapi saya rasa dia tidak mengalami patah tulang tapi bisa saja Flamini mematahkan tulangnya," pungkasnya.

Gelandang asal Prancis ini juga kecewa dengan kekalahan timnya, tapi mengaku masih punya optimisme untuk bisa memenangi laga kedua di London.

"Sangat disayangkan soal kekalahannya karena kami bermain bagus di babak kedua. Sekarang kami harus pergi ke London dan memenangi pertandingan."

Gattuso - Pertengkaran dengan Bahasa Skotlandia


Tandukan Gennaro Gattuso kepada Joe Jordan adalah puncak kekesalan dari si pemain AC Milan. Itu semua diawali perselisihan kedua pria yang fasih berbahasa Skotlandia tersebut.

Gattuso bertindak tidak patut dengan berusaha menanduk Jordan yang asisten manajer Tottenham Hotspur, setelah peluit akhir laga Milan kontra Spurs dibunyikan. Di laga, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB, itu Milan kalah 0-1.

"Di akhir pertandingan aku kehilangan ketenangan. Aku bertanggung jawab penuh," aku Gattuso di Football Italia.

"Aku melakukan sesuatu yang tidak semestinya aku lakukan. Jordan terus menggangguku di sepanjang babak kedua, tapi reaksiku tidak bisa dibenarkan," lanjut pemain 33 tahun itu.



Jordan, pria Skotlandia berusia 59 tahun, tidaklah asing dengan Milan karena pernah membela klub itu pada 1981 sampai 1983. Gattuso sementara itu pernah bermain di klub Skotlandia, Rangers, serta beristrikan perempuan asal negara tersebut.

Sama-sama bisa berbahasa Skotlandia, kedua pria yang terpaut 26 tahun tersebut lantas bukannya beramah-tamah dengan bahasa tersebut melainkan saling memaki di tengah-tengah pertandingan. Inilah yang memupuk kekesalan Gattuso dengan Jordan, sehingga kemudian menyebabkan munculnya insiden tandukan.

"Aku terganggu dengan kata-kata yang saling kami lontarkan sebelumnya. Kami bicara dengan bahasa Skotlandia, tapi aku tidak akan mengungkapkan apa yang kami katakan."

"Aku salah sudah melakukan hal semacam itu kepada pria yang lebih tua dan aku minta maaf. Akankah ada hukuman? Aku menunggu adanya sebuah keputusan," papar Gattuso yang acap disapa Rino tersebut.

"Saya tidak paham dengan apa yang terjadi di sana. Itu hanya sedikit perselisihan, tidak ada yang serius," redam allenatore Milan Massimiliano Allegri di Football Italia.


Milan Ditaklukkan Tottenham


AC Milan takluk 0-1 dari Tottenham Hotspur. Seraya memuji lini belakang lawan, Pelatih Milan Massimiliano Allegri turut menyesalkan pertahanan timnya sendiri yang lengah menghadapi serangan balik.

Milan harus mengakui keunggulan Spurs di San Siro, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB. Satu gol dari Peter Crouch lewat serangan balik cepat yang dirancang Aaron Lennon bikin Rossoneri bertekuk lutut di kandang sendiri.

"Kami membayar harga atas kesalahan yang kami buat dalam menghadapi serangan balik," komentar Allegri kepada Sky Sport Italia.

"Kami membidik gol lawan Tottenham, yang bertahan dengan amat baik dan sulit menemukan celah (di pertahanan) mereka," lanjutnya.

Spurs memulai pertandingan dengan baik dan langsung menebar sejumlah serangan. Milan tampil lebih baik di paruh kedua tapi gol Crouch memupus harapan mereka.

"Di paruh kedua kami lebih maju ke depan dan menciptakan beberapa peluang. Sebelum jeda kami terlalu ragu dan tidak menyerang Spurs dengan bagus," aku Allegri.

Dengan hasil itu Milan kini dituntut untuk menang melebihi agregat keunggulan Spurs saat leg II dimainkan di White Hart Lane 9 Maret mendatang.

"Kami butuh pendekatan berbeda di London, yang mana kami sudah perlihatkan sebagian di paruh kedua malam ini."

"Sulit untuk siapapun untuk bermain tatkala Spurs datang ke San Siro dan menutup semua ruang. Anda harus memberikan pujian buat Tottenham atas pertahanan mereka," papar Allegri.

"Saya pikir kami layak menang, kami membatasi mereka sehingga hanya membuat sedikit peluang. Kami tim yang tampil lebih baik... bertahan dengan luar biasa," nilai Crouch kepada Sky Sports.

"Ini adalah sebuah kemenangan luar biasa, bisa mengalahkan Milan di San Siro adalah sebuah capaian luar biasa, tapi tugas kami belum tuntas," tegas si pahlawan kemenangan Spurs.

Marco Amelia mengakui bahwa Tottenham Hotspur memang bermain dengan baik ketika menundukkan AC Milan. Tapi ia juga mengingatkan, Milan belum habis.

"Tottenham sangat baik dalam melakukan serangan balik. Bola banyak jatuh ke kaki (Aaron) Lennon yang sangat cepat. Dia melewati Mario Yepes, dan dari sana akhirnya menjadi dua lawan satu," tutur Amelia di Football Italia.

"Ini sangat disayangkan karena kami bermain dengan sangat baik di babak kedua."

"Kami kecewa, tapi kami juga sadar bahwa kami belum habis. Kami akan pergi ke White Hart Lane dengan memainkan permainan kami."

"Kami akan tetap berjuang demi Liga Champions karema kami menganggap penting turnamen ini," tuntasnya.